Rencana Bulan Agustus 2026 :

  1. Pelatihan Persiapan Lahan Kering dan Berlereng yang Cerdas Iklim (pengolahan tanpa bakar, dekomposisi bahan organik, lubang permanen, dan bedeng kontur) di Desa Maudemu, Kabupaten Belu.
  2. Pendampingan Teknis dan Penataan Kebun Demplot Agroforestry di 6 desa (Desa Fatusene & Tunoe di Kab. TTU; Desa Manumean & Kuluan di Kab. TTU; serta Desa Maudemu & Lakanmau di Kab. Belu).
  3. Pengadaan dan Pengecekan Ketersediaan Benih Cokelat di Wederok saat koordinasi dengan BPBD di Betun.
  4. Penyediaan Bibit Jeruk (LKM), Benih Sayuran, Asam, Kopi, dan Cokelat untuk pengembangan demplot.
  5. Penataan dan Konservasi Sumber Mata Air di 10 lokasi sumber mata air desa sasaran.
  6. Review Aturan, Kepengurusan, dan Perencanaan Usaha Kelompok Tani sebanyak 6 kali di 3 wilayah/kabupaten (Belu, Malaka, dan TTS) yang mencakup 24 desa sasaran Program PDT.
  7. Pertemuan Silang / Evaluasi Perkembangan Antar Petani Wilayah Belu:
    • Desa Sarabau sebagai tuan rumah untuk Desa Toheleten dan Dualasi.
    • Desa Duakoran sebagai tuan rumah untuk Desa Nanaet, Foho Eka, dan Renrua.
  8. Pertemuan Silang / Evaluasi Perkembangan Antar Petani Wilayah Malaka:
    • Desa Naibone sebagai tuan rumah untuk Desa Tniumanu dan Ikantuanbeis.
    • Desa Numponi sebagai tuan rumah untuk Desa Babotin Maemina dan Babulu.
  9. Pertemuan Silang / Evaluasi Perkembangan Antar Petani Wilayah TTS:
    • Desa Tune sebagai tuan rumah untuk Desa Pubasu dan Tutem.
    • Desa Kuanoel sebagai tuan rumah untuk Desa Nenas, Iusmollo, Lelobatan, dan Tunua.
  10. Penulisan Buku tentang Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) Kekeringan melalui kunjungan lapangan Tim Penulis ke desa-desa sasaran di Kabupaten TTU (Desa Fafoe, Tuntun, Humusu S, Oeolo, dan Makun).
  11. Pertemuan Koordinasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di 7 desa program (Desa Lemon, Eban, Huetalan, Balu, Sainoni, Fafoe, dan Sikun).
  12. Penilaian Kapasitas Desa Tanggah Bencana (Destana) di 7 desa program.
  13. Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) / Kajian Risiko Bencana (KRB Tahap II) di desa sasaran.
  14. Lokakarya Manajemen Air Bersih dan investasi 1 unit Sarana Air Bersih/Mata Air (SMA) di Desa Huetalan, Kabupaten TTS.
  15. Pelaksanaan Kunjungan Belajar (Studi Banding) Kelompok Tani pada tanggal 11 Agustus 2026 (di Malaka/Fafoe) dan 21 Agustus 2026 (di TTS/Balu).
  16. Workshop Pengelolaan DAS Benain dan Capaian Program 1 Tahun di Kantor YMTM pada tanggal 26–27 Agustus 2026 (melibatkan 4 perwakilan per desa).
  17. Pertemuan Koordinasi Membangun Komunikasi Sistem Hulu-Hilir DAS Benain (3 perwakilan per desa).
  18. Pelatihan Pengolahan Pakan Ternak Sapi di desa sasaran Program MATAEN.
  19. Pembuatan Brosur Pertanian Cerdas Iklim sebagai media edukasi.
  20. Monitoring Manajemen Kelompok serta Pelatihan Manajemen Administrasi dan Keuangan Kelompok Usaha di desa sasaran.
  21. Kampanye dan Sosialisasi Pangan B2SA (Berimbang, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sebanyak 2–3 kali per desa, menargetkan 255 KK di desa sasaran baru (Iusmollo, Tutem, Pubasu, Tune, Bijeli, Mnesatbubuk).
  22. Penerapan dan Kampanye Konservasi Air “3M” (Menampung, Menanam, dan Memanfaatkan Air):
    • Pembuatan rorak/jebakan air dan smile bunds di sekitar sumber mata air (pembuatan lubang penampung air berselang-seling setiap 10m dan 5m).
    • Penanaman pohon konservasi pelindung air dan penghasil oksigen.
  23. Sosialisasi dan Pendampingan Program Perhutanan Sosial / Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Taneotob dan Bes’ana.
  24. Pencairan dan Penagihan Piutang LKM bagi nasabah/penerima manfaat.
  25. Survei Titik Penjualan Pakan Ternak di 2 titik penjualan baru.
  26. Penjualan Pakan Ternak sebanyak 1 ton.
  27. Survei Titik Penjualan Pupuk dan Pestisida di 2 titik penjualan baru.
  28. Penjualan Pupuk dan Pestisida di titik-titik penjualan sasaran.
  29. Monitoring Perkembangan Ternak Sapi pada 10 petani pemaron.
  30. Penyusunan dan Pengiriman Laporan Bulanan program dan keuangan ke YWNI.
  31. Sosialisasi Program SERASI 2 di 3 dusun sasaran.
  32. Pembentukan Program Kampung Iklim (Proklim) sebanyak 3 Proklim di 3 dusun.
  33. Pelaksanaan Survei Baseline Ketahanan Pangan (BKP) dan Pendapatan di 3 desa.