Sekolah Masyarakat
Penyebarluasan dampak dan manfaat pengembangan program pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui sekolah masyarakat yang bertumpuh pada masyarakat sebagai pelaku utama. Melalui sekolah masyarakat ini terbentuk wadah tukar menukar pengalaman antar petani serta menjadi sumber swadana bagi petani dan lembaga. Untuk meningkatkan promosi layanan kepada berbagai pihak, YMTM terus memperkuat kapasitas petani pelatih, meningkatkan kualitas kebun model agroforestry/wanatani, pengembangan modul dan media pelatihan, pengembangan paket pelatihan dan media promosi, pengembangan model-model program sebagai tempat belajar, pengorganisasian dan fasilitasi pelatihan bagi mitra (LSM, Pemerintah dan Perguruan Tinggi) serta pelayanan jasa konsultasi kepada mitra.
Media pembelajaran menarik dalam sekolah masyarakat ini berupa kebun model agrosilvopastoral/wanatani, keuangan mikro (UBSP dan LKM), penggemukan ternak sapi, pemeliharaan ayam kampung super, model pemasaran bersama, usaha pasca panen, usaha-usaha non pertanian, kebun sayur-sayuran, perlindungan dan pengelolaan sumber mata air, model institusi petani (kelompok tani, gapoktan/lopotani/hutuntani)
Meningkatkan kualitas dan Sumber Daya Manusia yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat di bidang Pertanian dan Adaptif Iklim
Sekolah Masyarakat YMTM
Pembelajaran disusun berjenjang — dari petani pemula hingga maju — agar setiap peserta belajar sesuai tahap kemampuannya, ditambah paket pembelajaran khusus untuk kebutuhan organisasi dan lembaga.
Petani dan/atau Petugas (Pemula)
Petani Madya dan/atau Petugas Program Madya
Petani Maju dan/atau Petugas Program Maju
Paket Pembelajaran Lainnya
- Metodologi Partisipatif (PRA, ZOPP, ABCD) untuk Perencanaan Strategis Wilayah/Desa
- Metodologi Pendekatan ABCD
- Metodologi Pendekatan M4P
- Manajemen Program
- Pengembangan Masyarakat
- Pelatihan bagi Pelatih (TOT)
- Analisa Sosial
- Manajemen Keuangan
- Magang
YMTM juga bersedia menjadi tenaga konsultan dan fasilitator bagi pihak lain yang membutuhkan layanan konsultasi di bidang pertanian, peternakan, kehutanan, hortikultura, pengembangan masyarakat, pengembangan metodologi partisipatif dan gender, serta penguatan Destana, termasuk melakukan evaluasi proyek/program dan lembaga.
Metode
Sekolah masyarakat ini menggunakan berbagai metode partisipatif dengan pendekatan orang dewasa yang menempatkan peserta belajar sebagai subjek secara konsekuen. Peserta benar-benar aktif: mengalami, melakukan, mempraktikkan, atau memerankan sesuatu yang dipelajari, sehingga proses belajar berlangsung dalam suasana yang komunikatif.
Pelatih / Fasilitator
Sekolah Masyarakat ini difasilitasi oleh staf YMTM yang profesional, petani berpengalaman yang telah berhasil mengelola kebunnya, serta para pakar di bidangnya.
Waktu dan Tempat Pelatihan
Waktu efektif pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Pembelajaran dilaksanakan di wilayah/desa dampingan YMTM yang telah berhasil, sehingga hasil program menjadi media belajar bagi peserta.
Biaya
Biaya sekolah masyarakat, konsultasi, dan magang — baik dalam bentuk paket maupun perorangan — akan didiskusikan langsung pada saat mendaftar.
Tertarik bergabung?
Bagi lembaga/organisasi atau individu yang berminat, silakan menghubungi kami melalui e-mail di bawah ini.