Pembelajaran silang dan evaperca antar petani di 24 desa sasaran program Pembangunan Desa Terpadu (PDT) yang tersebar di Kab. Belu, Malaka dan TTS
Pertemuan tahunan petani tingkat kabupaten Belu, Malaka dan TTS, melibatkan stakeholders di masing-masing kabupaten
Pertemuan koordinasi Forum PRB tingkat Kabupaten TTU, TTS dan Malaka
Diskusi pengembangan Sistim Peringatan Dini (SPD) melibatkan masyarakat hulu-hilir dan parapihak di wilayah DAS Benanain
Sosialisasi Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) bagi masyarakat di 7 desa program (Desa Lemon, Eban, Huetalan, Balu, Sainoni, Fafoe dan Sikun)
Pembelajaran bersama Pemdes dan masyarakat tentang ketahanan dan kesiapsiagaan bencana dan dampak perubahan iklim yang difasilitasi oleh BPBD
Lokakarya strategi phasing out program PDT melibatkan Pemdes, pengurus Hutuntani/Lopotani, UBSP dan kelompok tani di 24 desa sasaran program PDT sebagai persiapan dan perencanaan kegiatan yang akan dilanjutkan oleh Pemdes
Penulisan Buku Tentang Pengalaman Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) di Kabupaten TTU-NTT
Pelatihan kewirausahaan di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
Pelatihan Perilaku Hidup Berbasis Sehat (PHBS) di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
Pelatihan adminstrasi dan Pembukuan UBSP di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
Pelatihan Pemilihan Sampah, Pembuatan Tungku Hemat Energi Budidaya Sayur dan Pembuatan Pupuk Organik di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
Pelatihan pengenalan sistem agroforestri sebagai praktek pertanian yang cerdas iklim (tanaman pangan, pepohonan termasuk terasering dan ternak), design kebun agroforestry sebanyak 6 kali di Kabupaten TTU, TTS, Malaka dan Belu
Pengembangan demoplot agroforestry, tanaman pangan dan tanaman sayuran di 30 desa dalam wilayah kabupaten Belu, Malaka, TTU dan TTS
Pelatihan penyiapan lahan yang cerdas iklim di lahan kering dan berlereng (pengolahan lahan tanpa bakar, dekomposisi bahan organik, lubang permanent dan bedeng kontur)
Pertemuan untuk merancang dan membangun kebun dapur yang sesuai gender dan usia di 6 desa kabupaten TTS
Pertemuan untuk merancang, membangun dan mengevaluasi plot demonstrasi agroforestri melibatkan kelompok tani dan pemerintah desa
Sinkronisasi perencanaan kelompok dan masyarakat dengan perencanaan desa di 12 desa dalam kabupaten TTS, Belu dan Malaka
Pembelajaran bersama dan kampanye tentang pengelolaan makanan yang Berimbang, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di kabupaten TTS, TTU dan Belu
Memfasilitasi pengadaan sapi bakalan sebanyak 150 ekor dan distribusikan kepada 120 orang pemaron yang tersebar di Kab. TTU, TTS, Belu dan Malaka
Pendampingan teknis pengembangan teknologi pertanian konservasi di Kab. Belu, Malaka, TTU, TTS dan Nagekeo
Memfasilitasi masyarakat dan Pemdes dalam pengelolaan sumberdaya air di 3 desa Nagekeo
Yayasan Mitra Tani Mandiri — mewujudkan kemandirian, kesejahteraan dan keadilan masyarakat pedesaan NTT secara berkelanjutan.