Rencana Bulan Juni 2026 :

  1. Pembelajaran silang dan evaperca antar petani di 24 desa sasaran program Pembangunan Desa Terpadu (PDT) yang tersebar di Kab. Belu, Malaka dan TTS
  2. Pertemuan tahunan petani tingkat kabupaten Belu, Malaka dan TTS, melibatkan stakeholders di masing-masing kabupaten
  3. Pertemuan koordinasi Forum PRB tingkat Kabupaten TTU, TTS dan Malaka
  4. Diskusi pengembangan Sistim Peringatan Dini (SPD) melibatkan masyarakat hulu-hilir dan parapihak di wilayah DAS Benanain
  5. Sosialisasi Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) bagi masyarakat di 7 desa program (Desa Lemon, Eban, Huetalan, Balu, Sainoni, Fafoe dan Sikun)
  6. Pembelajaran bersama Pemdes dan masyarakat tentang ketahanan dan kesiapsiagaan bencana dan dampak perubahan iklim yang difasilitasi oleh BPBD
  7. Lokakarya strategi phasing out program PDT melibatkan Pemdes, pengurus Hutuntani/Lopotani, UBSP dan kelompok tani di 24 desa sasaran program PDT sebagai persiapan dan perencanaan kegiatan yang akan dilanjutkan oleh Pemdes
  8. Penulisan Buku Tentang Pengalaman Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) di Kabupaten TTU-NTT
  9. Pelatihan kewirausahaan di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
  10. Pelatihan Perilaku Hidup Berbasis Sehat (PHBS) di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
  11. Pelatihan adminstrasi dan Pembukuan UBSP di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
  12. Pelatihan Pemilihan Sampah, Pembuatan Tungku Hemat Energi Budidaya Sayur dan Pembuatan Pupuk Organik di 3 desa sasaran program Serasi di Kabupaten Nagekeo
  13. Pelatihan pengenalan sistem agroforestri sebagai praktek pertanian yang cerdas iklim (tanaman pangan, pepohonan termasuk terasering dan ternak), design kebun agroforestry sebanyak 6 kali di Kabupaten TTU, TTS, Malaka dan Belu
  14. Pengembangan demoplot agroforestry, tanaman pangan dan tanaman sayuran di 30 desa dalam wilayah kabupaten Belu, Malaka, TTU dan TTS
  15. Pelatihan penyiapan lahan yang cerdas iklim di lahan kering dan berlereng (pengolahan lahan tanpa bakar, dekomposisi bahan organik, lubang permanent dan bedeng kontur)
  16. Pertemuan untuk merancang dan membangun kebun dapur yang sesuai gender dan usia di 6 desa kabupaten TTS
  17. Pertemuan untuk merancang, membangun dan mengevaluasi plot demonstrasi agroforestri melibatkan kelompok tani dan pemerintah desa
  18. Sinkronisasi perencanaan kelompok dan masyarakat dengan perencanaan desa di 12 desa dalam kabupaten TTS, Belu dan Malaka
  19. Pembelajaran bersama dan kampanye tentang pengelolaan makanan yang Berimbang, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di kabupaten TTS, TTU dan Belu
  20. Memfasilitasi pengadaan sapi bakalan sebanyak 150 ekor dan distribusikan kepada 120 orang pemaron yang tersebar di Kab. TTU, TTS, Belu dan Malaka
  21. Pendampingan teknis pengembangan teknologi pertanian konservasi di Kab. Belu, Malaka, TTU, TTS dan Nagekeo
  22. Memfasilitasi masyarakat dan Pemdes dalam pengelolaan sumberdaya air di 3 desa Nagekeo

© 2026 Yayasan Mitra Tani Mandiri. Hak cipta dilindungi.